Pemrograman Algoritma
Apa Itu Pemograman Algoritma?
Pemrograman Algoritma adalah langkah berurutan dan terstruktur untuk membuat program. Jadi, setiap program komputer seperti software, apps, hingga sistem operasi dibangun dari algoritma pemrograman.
Ibarat resep, fungsi algoritma pemrograman membantu Anda memecahkan masalah secara logis dan menciptakan program yang efektif. Karena itu, bagi Anda yang ingin menguasai programming, wajib paham apa itu algoritma pemrograman.
Cara Penyajian Algoritma
1. Pseudocode
Pseudocode adalah cara penulisan program secara informal dengan kaidah sendiri, daripada menggunakan aturan yang ditetapkan bahasa pemrograman. Tujuannya yaitu agar alur logika yang ditulis lebih mudah dipahami manusia.
2. Flowchart
Flowchart adalah diagram yang menampilkan proses dan langkah pengambilan keputusan dalam suatu program. Tujuan flowchart adalah menyederhanakan rangkaian prosedur serta mengurangi risiko salah tafsir.
Cara kerja algoritma pemrograman mengandalkan tiga aspek penting, yakni input, proses, dan output. Ketika pengguna menginput data atau perintah tertentu, perangkat awalnya akan menganalisis dan menjalankan perintah sesuai algoritma. Hingga pada akhirnya alur proses tersebut menghasilkan output yang diharapkan pengguna.
Misalnya, ketika kamu mencari konten video di Youtube, maka algoritmanya kurang lebih sebagai berikut:
Pengguna menuliskan kata kunci di kolom pencarian > sistem menganalisis dan menjalankan perintah > sistem mencari dan menampilkan konten video sesuai kata kunci yang ditulis.
Algoritma pemrograman dalam praktiknya terdiri dari tiga tipe konstruksi,
- Conditional adalah logika yang menjalankan keputusan dari dua atau lebih percabangan berdasarkan kondisi tertentu.
- Linear sequence adalah logika sekuensial yang hasil akhirnya diambil berdasarkan prosedur atau step by step.
- Looping adalah logika yang menjalankan perintah secara berulang-ulang.
Fungsi lain algoritma pemrograman, di antaranya:
- Memecahkan masalah pada program yang melibatkan perhitungan-perhitungan rumit.
- Alur prosesnya jelas sehingga kamu dapat menemukan titik kesalahan secara akurat ketika mendapati bug atau error.
- Penggunaan yang lebih efektif dan efisien karena algoritma dapat menyederhanakan logika dan alur kerja program.
- Meminimalisir terjadinya pengulangan penulisan kode yang sama.
- Memudahkan programmer ketika menambahkan fitur baru dan mengupdate program.
Jenis jenis pemrograman
1.Algoritma Recursive
Algoritma recursive adalah jenis algoritma yang memecahkan suatu permasalahan sedikit demi sedikit. Proses penyelesaian algoritma jenis ini dilakukan dengan cara membagi masalah menjadi beberapa kondisi yang serupa. Selain itu, algoritma recursive terbagi menjadi empat tipe,diantaranya:
Algoritma recursive adalah jenis algoritma yang memecahkan suatu permasalahan sedikit demi sedikit. Proses penyelesaian algoritma jenis ini dilakukan dengan cara membagi masalah menjadi beberapa kondisi yang serupa. Selain itu, algoritma recursive terbagi menjadi empat tipe, di antaranya:
- Algoritma dinamis
Algoritma dinamis adalah logika yang memakai teknik memorisasi, dimana hasil penyelesaian masalah akan disimpan dalam memori agar dapat digunakan kembali di masa yang akan datang.
- Algoritma backtracking
Algoritma backtracking adalah tipe logika recursive yang proses penyelesaian masalahnya dilakukan secara bertahap dengan mengeliminasi solusi yang tidak diperlukan.
- Algoritma greedy
Algoritma greedy merupakan kebalikkan dari algoritma dinamis, dimana logika tipe ini tidak akan mempertimbangkan hasil penyelesaian sebelumnya dalam menentukan keputusan.
- Algoritma divide and conquer
Algoritma divide and conquer adalah tipe yang membagi masalah menjadi dua bagian, yakni masalah itu sendiri dan metode penyelesaiannya.
2.Algoritma Sorting
algoritma sorting adalah jenis logika pemrograman yang digunakan untuk menyusun data berdasarkan urutan tertentu. Misalnya, mengurutkan data dari angka kecil ke besar atau berdasarkan abjad dari A sampai Z. Contoh algoritma jenis ini yaitu selection sort, insertion sort, merge sort, dan bubble sort.
3.Algoritma Hashing
Algoritma hashing adalah jenis algoritma yang berfungsi untuk mencari data berdasarkan query pencarian sekaligus mencocokkannya dengan ID key yang sudah ditentukan. Contohnya penerapan algoritma hashing yaitu penggunaan verifikasi kata sandi ketika login ke akun tertentu
4.Algoritma Brute Force
Algoritma brute force adalah jenis algoritma yang memecahkan masalah dengan cara mencoba semua kemungkinan yang ada. Logika pemrograman ini akan menguji solusi satu persatu untuk menemukan penyelesaian masalah.
Sebagai contoh, untuk memecahkan 3 digit kode PIN dari 0 sampai 9, algoritma ini akan melakukan percobaan hingga 999 kali untuk menemukan kombinasi yang tepat.
sumber: https://www.dewaweb.com/blog/mengenal-algoritma-pemrograman/
KEREN BANGETTTT🔥🔥🔥
BalasHapusbermanfaat bangett nii🤩👍
BalasHapusKERENN ANII SANGATT BERMANFAAT🤩🤩
BalasHapusKerenn tehh 🤩🤩🤩
BalasHapusaniw keren
BalasHapuskerennn menyala aniww
BalasHapus